Berapa Lama Kontrak Kerja ABK Kapal Perikanan Internasional?

Berapa Lama Kontrak Kerja ABK Kapal Perikanan Internasional?

Banyak calon awak kapal bertanya, “Kalau kerja sebagai ABK kapal ikan, biasanya kontraknya berapa bulan?” Pertanyaan ini penting karena bekerja di kapal perikanan internasional berarti berada jauh dari keluarga dalam periode tertentu dan mengikuti sistem kerja yang telah disepakati sebelum keberangkatan.

Jawabannya, tidak ada satu durasi kontrak yang berlaku untuk semua ABK kapal perikanan internasional. Lama kontrak dapat berbeda berdasarkan jenis kapal, posisi ABK, perusahaan atau pemilik kapal, rute atau wilayah operasi, serta kesepakatan kerja yang ditandatangani.

Karena itu, calon ABK sebaiknya tidak hanya mencari informasi dari cerita orang lain. Durasi kerja harus dilihat dari perjanjian kerja yang berlaku untuk penempatan tersebut.

Kerja di Kapal Ikan Berapa Bulan?

Kontrak kerja ABK kapal perikanan dapat dibuat berdasarkan jangka waktu tertentu maupun perjalanan/voyage, tergantung ketentuan yang berlaku dan kesepakatan para pihak. Dalam standar ILO mengenai perjanjian kerja nelayan, bentuk perjanjian memang dapat berupa periode tertentu, satu perjalanan, atau dalam kondisi tertentu periode tidak tertentu. 

Artinya, tidak tepat jika semua pekerjaan ABK kapal ikan disebut memiliki kontrak dengan durasi yang sama.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi durasi kontrak antara lain:

Faktor Pengaruh terhadap kontrak
Jenis kapal Kapal jaring, kapal cumi, atau jenis kapal perikanan lainnya dapat memiliki kebutuhan operasi berbeda
Posisi ABK Tugas dan tanggung jawab setiap posisi dapat berbeda
Wilayah operasi Kapal yang beroperasi di perairan jauh dapat memiliki pola kontrak berbeda
Perusahaan/operator Setiap perusahaan dapat memiliki sistem penempatan tersendiri
Sistem kerja Kontrak dapat berkaitan dengan periode tertentu atau perjalanan
Kesepakatan kerja Durasi final harus mengacu pada dokumen yang disepakati

Jadi, ketika mencari “kerja kapal berapa bulan?”, jawaban paling aman adalah: cek kontrak kerja untuk posisi dan kapal yang ditawarkan.

Jangan Hanya Tanya Gaji ABK, Periksa Isi Kontraknya

Sebelum berangkat, calon ABK perlu memahami isi perjanjian kerja secara menyeluruh. Durasi kontrak hanyalah salah satu bagian penting.

Perjanjian kerja seharusnya menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan hubungan kerja, termasuk posisi, upah, masa atau ketentuan berakhirnya perjanjian, serta ketentuan pemulangan atau repatriasi sesuai aturan dan kontrak yang berlaku. Standar internasional juga menekankan bahwa ketentuan kerja harus dituangkan secara jelas dalam perjanjian tertulis yang dapat dipahami oleh pekerja. 

Sebelum menandatangani kontrak, calon ABK sebaiknya memastikan beberapa hal berikut:

1. Durasi kontrak
Pastikan kapan kontrak mulai berlaku dan kapan berakhir atau bagaimana ketentuan berakhirnya.

2. Jabatan dan tugas
Pahami posisi yang akan ditempati serta tanggung jawab selama berada di kapal.

3. Gaji dan sistem pembayaran
Periksa nominal, mata uang jika bekerja di kapal asing, jadwal pembayaran, serta komponen tambahan apabila tercantum dalam perjanjian.

4. Jam kerja dan waktu istirahat
Ketentuan mengenai waktu kerja dan istirahat perlu dipahami karena kehidupan di kapal mengikuti kebutuhan operasional dan aturan yang berlaku.

5. Biaya dan fasilitas
Pastikan calon ABK mengetahui biaya yang menjadi tanggung jawab masing-masing pihak serta fasilitas yang diberikan selama masa kerja.

6. Pemutusan kontrak
Pahami kondisi yang dapat menyebabkan kontrak berakhir lebih awal dan prosedur yang harus dilakukan.

7. Repatriasi
Ketahui bagaimana proses pemulangan setelah kontrak selesai dan pihak yang bertanggung jawab sesuai perjanjian.

Seperti Apa Kehidupan ABK Selama Kontrak?

Berbeda dengan pekerjaan di darat, ABK tinggal dan bekerja di lingkungan kapal selama periode penempatan. Aktivitas sehari-hari dapat dipengaruhi oleh jenis kapal, kondisi laut, musim, target operasi, jabatan, serta sistem kerja yang diterapkan operator.

ABK juga harus siap bekerja bersama kru dari berbagai negara. Pada kapal perikanan internasional, kemampuan berkomunikasi, mengikuti instruksi, menjaga disiplin, dan bekerja dalam tim menjadi bagian penting dari kehidupan di kapal.

Karena itu, calon ABK perlu mempersiapkan diri bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga fisik, mental, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan mengikuti aturan kapal.

Apakah Kontrak ABK Bisa Diperpanjang?

Kontrak kerja tidak otomatis diperpanjang hanya karena masa kerja sebelumnya telah selesai. Perpanjangan bergantung pada ketentuan kontrak, kebutuhan perusahaan atau operator, serta kesepakatan para pihak.

ABK yang menyelesaikan kontrak dengan baik dapat memiliki catatan pengalaman yang menjadi bagian dari rekam jejak profesionalnya. Namun, peluang mendapatkan kontrak berikutnya tetap bergantung pada kebutuhan dan proses penempatan yang berlaku.

Karena itu, setelah menyelesaikan kontrak, ABK sebaiknya tetap menjaga komunikasi dengan perusahaan atau manning agency, memperbarui dokumen yang diperlukan, dan memantau informasi lowongan berikutnya.

Apa yang Terjadi Setelah Kontrak ABK Selesai?

Secara umum, perjalanan kerja tidak berhenti ketika kontrak selesai.

Tahap berikutnya dapat meliputi:

Selesai kontrak → proses kepulangan/repatriasi → evaluasi pengalaman → persiapan kembali → peluang kontrak berikutnya.

Bagi ABK, masa setelah kontrak juga menjadi kesempatan untuk mencatat pengalaman kerja, posisi yang pernah dijalankan, jenis kapal, serta pengalaman operasional yang dapat menjadi bagian dari rekam jejak profesional.

Dokumen dan catatan pengalaman tersebut dapat membantu ketika ABK kembali mengikuti proses seleksi untuk penempatan berikutnya.

Peran PT RNT Utama Indonesia dalam Penempatan ABK

Bagi calon awak kapal, memahami durasi kontrak seharusnya menjadi bagian dari persiapan sebelum berangkat.

PT RNT Utama Indonesia mendukung proses penempatan ABK melalui tahapan recruitment, seleksi, persiapan dokumen, koordinasi penempatan, pembekalan, hingga keberangkatan sesuai kebutuhan penempatan.

Dalam proses tersebut, informasi mengenai pekerjaan dan ketentuan penempatan perlu dipahami calon ABK sebelum mengambil keputusan untuk berangkat. Untuk pekerjaan di kapal perikanan internasional, pemahaman terhadap kontrak menjadi penting karena ABK akan menjalankan pekerjaan dalam lingkungan kerja yang berbeda dengan pekerjaan di darat.

Bagi calon ABK, jangan hanya bertanya “gajinya berapa?” Tanyakan juga: “kontraknya berapa lama, apa tugas saya, bagaimana sistem kerjanya, apa hak dan kewajibannya, serta bagaimana proses setelah kontrak selesai?”

Dengan memahami hal tersebut sejak awal, calon ABK dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik sebelum memasuki dunia kerja di kapal internasional.

Siap Membangun Karier sebagai ABK?

Jika Anda sedang mencari lowongan kerja ABK kapal perikanan internasional, persiapkan dokumen, kemampuan, fisik, dan mental sejak sekarang. Pantau informasi rekrutmen dari PT RNT Utama Indonesia dan pastikan memahami ketentuan penempatan sebelum keberangkatan.

Ingin bekerja di kapal internasional? Daftarkan diri Anda dan ikuti informasi rekrutmen terbaru PT RNT Utama Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

logo RNT (4)

PT RNT Utama Indonesia

Head Office

(Fishing, Merchant, and Cruise Vessel)

@2025 Copyright PT RNT Utama Indonesia | Web Design by Lafasy Digital