Industri perikanan internasional semakin membutuhkan tenaga kerja asal Indonesia. Setiap bulan, ratusan hingga ribuan ABK diberangkatkan ke kapal ikan luar negeri dari berbagai daerah di Indonesia. Di tengah tingginya permintaan tersebut, muncul dua kategori utama calon pekerja: ABK pengalaman dan ABK non pengalaman. Keduanya memiliki peluang, keunggulan, dan tantangan masing-masing.
Bagi calon ABK yang sedang mempertimbangkan untuk mendaftar, memahami perbedaan antara kedua kategori ini sangat penting. Artikel ini akan membahas perbedaan mendasar antara ABK berpengalaman dan non pengalaman, lengkap dengan kelebihan, tantangan, serta mana yang terbaik untuk masa depan Anda.
Apa yang Dimaksud dengan ABK Non Pengalaman?
ABK non pengalaman adalah mereka yang belum pernah bekerja di kapal sebelumnya. Mereka biasanya berusia 18–30 tahun dan baru ingin memulai karier di dunia maritim.
Ciri-ciri ABK non pengalaman:
- Belum pernah bekerja di kapal ikan luar negeri
- Belum memiliki sertifikat pelatihan maritim
- Masih awam dengan kehidupan di laut
- Biasanya baru lulus sekolah atau baru mencari kesempatan kerja pertama
Kategori ini paling banyak diminati karena memberikan kesempatan bagi pemuda Indonesia untuk memulai karier dari nol.
Apa yang Dimaksud dengan ABK Pengalaman?
ABK pengalaman adalah mereka yang sudah pernah bekerja di kapal sebelumnya baik kapal ikan domestik maupun kapal internasional. Mereka sudah mengetahui ritme kerja di laut dan memahami tekanan kerja di kapal jarak jauh.
Ciri-ciri ABK pengalaman:
- Pernah bekerja 1–3 kontrak atau lebih
- Punya sertifikat keselamatan dan pelatihan tambahan
- Sudah terbiasa dengan shift kerja panjang
- Memiliki pemahaman teknis lebih baik, misalnya cara menarik longline, bekerja di deck, atau mengoperasikan alat tangkap tertentu
Mereka biasanya lebih cepat diserap oleh perusahaan kapal karena adaptasinya lebih mudah.
Perbedaan ABK Pengalaman vs Non Pengalaman
1. Persyaratan Awal
Non Pengalaman:
- Lebih mudah mendaftar
- Tidak wajib memiliki sertifikat pelatihan sebelumnya
- Usia minimal 18 tahun
- Hanya perlu dokumen dasar dan kondisi fisik sehat
Pengalaman:
- Memiliki histori kerja
- Lebih cepat lolos seleksi
- Biasanya diminta menunjukkan rekam kerja / referensi
2. Gaji dan Benefit
ABK Pengalaman:
- Gaji lebih tinggi
- Berpotensi mendapatkan bonus lebih besar
- Mendapat posisi lebih baik seperti quarter master, oiler, atau bosun
ABK Non Pengalaman:
- Gaji standar pemula
- Bonus biasanya lebih kecil
- Masih berada pada posisi umum (general crew)
Namun, meski gaji awal lebih rendah, banyak ABK non pengalaman yang mampu meningkatkan pendapatan setelah menuntaskan 1 kontrak.
3. Adaptasi dan Mental Kerja
ABK Pengalaman:
- Lebih siap menghadapi kondisi laut
- Sudah pernah bekerja dalam tekanan tinggi
- Tahu ritme kerja dan jam istirahat di kapal
- Lebih kuat menghadapi homesick
ABK Non Pengalaman:
- Perlu waktu adaptasi
- Tantangan terbesar ada pada kekuatan mental
- Harus belajar disiplin dan daya tahan fisik
- Namun banyak yang cepat berkembang setelah 2–3 bulan
PT RNT Utama Indonesia menyediakan pembekalan mental sebelum keberangkatan untuk membantu pemula menghadapi tantangan awal ini.
4. Peluang Naik Jabatan
ABK Pengalaman:
- Peluang naik jabatan lebih cepat
- Bisa menjadi bosun, foreman, bahkan officer
- Catatan kerja sebelumnya menjadi nilai tambah
ABK Non Pengalaman:
- Harus menjalani beberapa kontrak
- Kenaikan jabatan bergantung pada performa
- Bisa naik posisi setelah 1–2 kontrak dengan catatan baik
Karier di kapal sangat terbuka bagi siapa saja—pengalaman hanyalah permulaan, bukan batasan.
5. Keamanan dan Kesiapan di Kapal
Pengalaman:
- Sudah mengenal standar keselamatan kapal
- Lebih memahami peralatan, tali-temali, dan prosedur darurat
- Lebih cepat bekerja secara efisien
Non Pengalaman:
- Akan belajar dari senior dan training BST/AFF/SCRB
- Perlu pendampingan awal
- Namun dapat berkembang menjadi ABK profesional setelah beberapa bulan
Itulah sebabnya PT RNT Utama Indonesia memastikan semua calon ABK mengikuti pelatihan resmi sebelum berangkat.
Mana yang Lebih Baik?
Jawabannya: Keduanya penting dan dibutuhkan industri!
Namun pilihan terbaik tergantung pada kondisi masing-masing.
ABK Non Pengalaman lebih cocok untuk:
- Pemuda yang ingin memulai karier dari awal
- Mereka yang ingin mencoba pekerjaan luar negeri pertama kali
- Mereka yang memiliki fisik kuat dan mental ingin belajar
- Mereka yang mencari peluang jangka panjang
Dengan bimbingan yang tepat, ABK non pengalaman bisa berkembang cepat dan mencapai posisi tinggi.
ABK Pengalaman lebih cocok untuk:
- Mereka yang ingin meningkatkan posisi dan gaji
- Mereka yang ingin masuk kapal besar atau armada premium
- Mereka yang ingin mempercepat jalur karier
- Mereka yang ingin mendapatkan kepercayaan lebih dari kapten
Mereka lebih cepat berkembang dan lebih mudah mendapatkan tawaran kontrak baru.
Pilih Sesuai Kondisi & Tujuan Anda
Baik ABK pengalaman maupun non pengalaman, keduanya memiliki peran besar dalam industri perikanan internasional. Yang terpenting adalah:
- memilih jalur legal,
- memastikan dokumen lengkap,
- mengikuti pelatihan resmi,
- dan berangkat melalui perusahaan terpercaya seperti PT RNT Utama Indonesia.
PT RNT Utama Indonesia membuka peluang untuk kedua kategori ABK dan menyediakan pelatihan, pendampingan, serta perlindungan penuh sejak proses seleksi hingga keberangkatan.
Apapun pengalaman Anda, kesempatan sukses selalu terbuka di dunia maritim.






